Just Do It

Posted by Winanto Abdul Wahid On 15:13

Di industri network marketing, beragam orang dengan berbagai sifat dan latar belakangdapat ditemui. Pada saat presentasi bisnis untuk menceritakan kesempatan bisnis network marketing ke orang-orang, tanggapan yang diterima juga bermacam-macam. Banyak yang memberikan tanggapan positif, tidak sedikit juga yang memberikan tanggapan negatif. 

Hal di atas sudah merupakan hal yang lumrah dan harus diterima sebagai konsekuensi dalam menjalankan bisnis network marketing. Yang pasti, saya mengerti bahwa untuk mendapatkan income yang tinggi di network marketing, saya harus memiliki jaringan yang besar dan secara konsisten membukukan omzet penjualan yang relatif tinggi.

Ingatkan kepada team dalam jaringan bahwa bonus yang akan diterima setiap bulan akan merefleksikan perkembangan jaringan dan omzet jaringan.

Seringkali seorang pelaku bisnis memiliki kesulitan untuk memvisualisasi untuk dapat memiliki jaringan network marketing berjumlah ribuan orang.
Sepertinya hal ini timbul akibat terbiasanya berada dalam paradigma “PENDAPATAN LINIER”.

Di network-marketing, Anda hanya perlu menjiplak dan menduplikasikan hal-hal yang telah dilakukan oleh upline-upline/mentor Anda yang telah sukses dalam mengembangkan jaringan mereka, dengan otomatis Anda akan mencapai kesuksesan juga. Lebih baik lagi, jika Anda dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempermudah dan mengefisiensikan kegiatan-kegiatan tersebut supaya waktu untuk mencapai hasil yang diinginkan dapat dipersingkat.

Daripada Anda bingung dan cemas memikirkan apakah Anda mampu membangun jaringan yang memiliki ribuan orang dan omzet bulanan yang tinggi, mendingan Anda lakukan saja apa yang diajarkan oleh orang-orang yang telah sukses dalam bisnis network-marketing.

Seperti motto salah satu merek peralatan olah-raga : JUST DO IT!!!

Daripada bingung mikirin caranya, JUST DO IT.

Daripada cemas tentang kemampuan Anda, JUST DO IT.

Daripada merencanakan yang muluk-muluk, JUST DO IT.

Daripada buang waktu, JUST DO IT.

Daripada kebanyakan mengeluh, JUST DO IT.

Daripada kebanyakan mikir, JUST DO IT.

Daripada kebanyakan ngomong, JUST DO IT.

Dengan JUST DO IT, Anda sekaligus belajar dan meningkatkan kemampuan Anda dalam menjalankan bisnis network marketing. Terapkanlah JUST DO IT secara konsisten, niscaya bisnis network-marketing Anda akan memberikan hasil yang telah anda impikan.



Mr. Alasan Penghambat Sukses

Posted by Winanto Abdul Wahid On 21:56





Begitu seringnya saya dilapangan, sehingga begitu sering juga saya bertemu dengan berbagai macam karakter orang yang beraneka ragam dalam menyikapi tentang bisnis/usaha DUTA ini… 

Kebanyakan mereka berkeluh kesah bahwa menjalankan bisnis/usaha duta ini sulit, alas an mereka tentu bermacam2, mulai dari tidak punya waktu, tidak punya teman, tidak punya bakat dll… tapi satu hal yang harus kita ketahui bahwa untuk sukses diusaha ini kita hanya perlu satu syarat yaitu SIKAP …dan banyak sekali mitra usaha kita yang tidak mendapatkan apa-apa dari peluang usaha DUTA yang luar biasa ini karena mereka terlalu banyak alasan!!!

Sebab sembilan puluh sembilan persen dari semua kegagalan berasal dari

orang-orang yang punya kebiasaan berdalih

Kalau mau jujur, kita sering menciptakan alasan atas setiap kegagalan dan kesalahan yang kita lakukan. Sebagai contoh, pada waktu kita terlambat ke sekolah atau ke kantor, pikiran kita langsung mencari dan menciptakan alasan. Pikiran kita diarahkan untuk mencari alasan untuk menghindari kesalahan yang kita lakukan. Jika ada sekolah alasan, maka setiap kita mungkin telah mendapatkan gelar doctor bahkan mungkin ada diantara kita sudah mendapatkan gelar professor…he..he..he.

Ketika kita dilahirkan tidak ada orang tua yang mengajarkan bagaimana menciptakan alasan atas setiap kesalahan yang kita lakukan, betul tidak bos?


Kita selalu menciptakan alasan untuk menghindari hukuman atas kesalahan yang kita lakukan. Kita harus pahami, bahwa alasan yang kita ciptakan tidak pernah memberikan perubahan dalam hidup kita.

Alasan adalah penghambat kesuksesan. Setiap alasan yang kita ciptakan atas kegagalan yang terjadi adalah tirai yang ditancapkan untuk membatasi dan memenjarakan kita setiap saat. Saudara dari berdalih adalah sikap mengeluh. Karyawan yang senang membuat alasan, pasti selalu mengeluh dengan gaji yang diterima dan mengeluh dengan kebijakan dan aturan yang ditetapkan perusahaan. Anak yang selalu menciptakan alasan atas kesalahan yang dilakukan, selalu mengeluh dengan keadaan fisiknya, kondisi ekonomi keluarga, fasilitas pendidikannya, dan semuanya. Mitra usaha Duta yang tidak sukses coba anda perhatikan mereka selalu mencari alasan untuk tidak datang ke acara-acara yang diselenggarakan baik oleh sponsor maupun perusahaan, dan ketika mereka tidak pernah mengikuti berbagai macam kegiatan itu bisa dipastikan mereka aakan gagal dan tidak mendapat apa-apa dari perkembangan bisnis yang luar biasa ini..


Jika Anda ingin menciptakan kehidupan yang penuh keberhasilan, Anda harus memegang kendali hidup Anda. Mulai sekarang, berhenti berdalih, berhenti mengeluh, berhenti mengeluh atas kekurangan fisik Anda, berhenti mengeluh atas ketidakadilan yang terjadi dalam hidup Anda, berhenti menggunakan alasan mengapa Anda tidak bisa dan belum mendapatkan apa yang Anda impikan sampai saat ini, dan berhenti menyalahkan keadaan di luar diri Anda. Anda harus berjanji pada diri Anda, bahwa mulai saat ini, Anda berhenti melakukan semuanya itu selamanya. Tindakan berhenti menyalahkan adalah tanda bahwa Anda mengasihi diri Anda dan masa depan Anda.

Berhenti sejenak (selama 5 menit), tuliskan dan katakan sebanyak 7 (tujuh) kali pada diri Anda kalimat ini: Saya bertanggungjawab atas hidup saya ! Harus ditanamkan dalam benak Anda, bahwa Andalah satu-satunya orang yang bertanggungjawab terhadap hidup Anda.

Kesuksesan adalah keputusan untuk mengubah hambatan menjadi kesempatan untuk meraih sukses. Mungkin salah satu hal yang menghambat Anda untuk meraih sukses karena Anda dipenuhi dengan berbagai macam dalih. Hentikan dalih Anda jika Anda ingin meraih keberhasilan di tahun 2013 dengan kendaraan DUTA-NETWORK ini. Jadikan tahun 2013 sebagai tahun penuh berkat dan pelipatgandaan mujizat, kepercayaan dan keberhasilan. Yessssssssssssss!!!!



SALAM BANGKIT…
Sugeng Hendro Santoso Phd


Musuh Terbesar Dalam Diri Kita

Posted by Winanto Abdul Wahid On 21:52


Banyak orang mungkin menyangka kalau kondisi yang sedang dihadapi sekarang merupakan akibat dari perbuatan orang lain. Misalnya mungkin sampai saat ini hidup pas-pasan akibat kondisi ekonomi orangtua yang dulunya tak mapan. Atau contoh lainnya misalkan hasil ujian sekolah buruk karena kawan tak mau meminjami contekan. 

Pendeknya kita kerap menyalahkan banyak hal di luar diri kita. Padahal, persoalan terbesarnya justru terdapat dalam diri kita sendiri. Apakah itu?
Musuh terbesar kita sebetulnya adalah pikiran negatif yang bersarang dalam pikiran kita. Saat kesulitan atau hambatan muncul, pikiran negatif itu mulai bekerja menghembuskan pikiran-pikiran buruk, mencari-cari pembenarannya, dan berujung pada sebuah penilaian atau bahkan penghakiman.
Umpamanya:
“Oh wajar dia lekas naik pangkat karena dekat dengan si Bos.”
“Oh pantas dia cepat berhasil, karena kata-katanya yang muluk-muluk dan bombastis.”
“Oh lumrah saya tak sukses, orang itu menghalangi kesuksesan saya.”
Adakah kalimat yang familiar dengan anda? Semoga tidak…
Semua penilaian bermula dari pikiran kita. Di setiap kondisi yang tak diharapkan, pikiran negatif tersebut akan memuntahkan kalimat-kalimat pembenaran yang mungkin sementara membuat anda “senang” karena memuaskan ego anda, namun sama sekali tak membantu mengubah hidup anda menjadi lebih baik.

Pikiran itu ibarat sopir yang menyetir dan mengarahkan kemana langkah anda selanjutnya. Andaikan anda mencari sopir, pastinya anda tak akan mencari sopir yang ugal-ugalan dan suka melanggar lalu lintas. Anda pastinya lebih memilih sopir yang patuh peraturan dan bertatakrama dalam berkendara sehingga membuat anda sampai ke tujuan dengan selamat.

Boleh saja anda membantah dan kembali menolak. Tapi sejatinya jika kita ingin mengubah diri kita menjadi lebih baik: mengapa kita fokus pada hal yang tidak kita inginkan dan bukan pada hal yang kita inginkan?

Jika anda ingin memperbaiki sepeda anda yang rusak, mengapa anda kalang kabut dengan sepeda orang lain yang baik-baik saja. Apakah dengan begitu sepeda anda akan kembali baik dengan sendirinya? Saya jamin tidak!

Itulah pentingnya mentalitas positif. Dari mental positif perubahan dalam hidup kita bermula. Lebih detailnya silakan baca kembali Bagaimana Keyakinan Membawa Kesuksesan di blog Mas Arief Maulana.

Jika anda memikirkan hal positif dan fokus pada yang anda inginkan, lebih mudah bagi anda mencapainya. Sebaliknya, jika anda fokus pada hal-hal yang tak anda inginkan, bisa jadi hal negatif itu mendekati diri anda. Logikanya sederhana. Jika anda fokus pada sesuatu yang tak anda inginkan, bisa jadi anda abai terhadap apa yang anda inginkan.

Mungkin anda bertanya kenapa pikiran negatif berbahaya? Disadari atau tidak, pikiran negatif bisa melemahkan diri anda, menghancurkan kepercayaan diri anda, membuat anda suka menyalahkan diri sendiri dan mungkin orang lain, membuat hidup seolah begitu berat untuk dijalani, serta yang terburuk berdampak membuat anda kehilangan harapan.

Sebaliknya bila anda memenuhi pikiran anda dengan pikiran positif, saya percaya wajah anda akan lebih cerah, anda lebih bersemangat untuk ACTION, anda merasa lebih kuat dan memiliki hidup yang layak diperjuangkan, dan anda masih memiliki harapan bahwa esok atau lusa hidup anda akan semakin baik, semakin baik, dan semakin baik.

Intinya adalah dalam pikiran kita. Kekuatan pikiran disebut Mas Wellsen sebagai kunci utama kesuksesan anda.

Apakah anda masih mau mengisi pikiran kita dengan berbagai pikiran negatif yang menghancurkan diri sendiri? Atau memenuhi pikiran kita dengan hal-hal positif yang membuat kita menjalani hidup lebih optimis setiap hari dan bertindak menuju sukses?

Salam ACTION!

Sesuatu Nampak Sulit Sebelum Dikerjakan

Posted by Winanto Abdul Wahid On 21:48



“Motivation is what gets you started, habits is what keep you going.
Motivasi memacu keberanian Anda untuk melangkah, sedangkan kebiasaan menjadikan Anda terus melangkah.”
~ FitnessFirst Club

Menceritakan impian dan kemungkinan-kemungkinan kesuksesan besar pasti sangat menyenangkan. Tak jarang waktu kita habis hanya untuk membuat perkiraan-perkiraan atau wacana dari A sampai Z. Terkadang sampai kita lupa makan dan minum apalagi menunaikan tanggung jawab yang harus kita selesaikan.

Realitas tersebut akan bertolak belakang bila sudah sampai pada tahap realisasi atau pelaksanaan. Mencanangkan target dan strateginya saja mungkin kita sudah mulai enggan. Seringkali pada tahap selanjutnya kita akan kehilangan fokus dan kemauan.

Tidak mengherankan bila tindakan permulaan untuk mewujudkan impian yang sudah dibicarakan sampai mulut berbusa-busa tadi tidak menghasilkan apa-apa. Kalaupun langkah permulaan sudah cukup baik, tetapi bila pada pelaksanaan berikutnya fokus sudah terpecah dan kemauan mengendor maka hasilnya juga tidak akan memuaskan.

Motivasi memang sangat penting bagi siapapun di dunia ini untuk menggugah inspirasi dan semangat seseorang meraih bermacam-macam impian. Tetapi inspirasi tidak akan cukup bermanfaat mengantarkan seseorang ke gerbang keberhasilan, bila semangat atau kemauan yang timbul hanya bertahan dalam hitungan jam atau hanya pada tahap permulaan saja. Semangat atau kemauan tak hanya dibutuhkan pada proses menciptakan wacana atau impian, melainkan sampai ke proses merealisasikan program kerja dan mencapai keberhasilan bahkan sampai ribuan tahun berikutnya.

Dalam hal ini saya mempunyai tiga langkah guna menyiasati agar semangat atau kemauan tersebut terus berkobar sampai impian yang kita inginkan tercapai. Langkah yang pertama adalah memulai dari diri sendiri. Artinya kita harus belajar bertanggung jawab penuh atas kehidupan dan masa depan diri sendiri. “The price of greatness is responsibility – Satu bagian dari kesuksesan adalah sikap yang bertanggung jawab,” kata Winston Churchill.

Mengapa demikian? Karena langkah tersebut akan menjadikan kita tidak berusaha mengandalkan orang lain, sehingga kita lebih disiplin dalam menjalankan tanggung jawab. Terlebih lagi kita tidak akan pernah berusaha mencari-cari alasan untuk melepaskan diri dari tanggung jawab tersebut. Tetapi jika kita tidak dapat bertanggung jawab pada diri sendiri, tentu saja kita tidak akan pernah berhasil atau mampu memikul tanggung jawab yang lebih besar dengan baik misalnya dalam lingkup keluarga, perusahaan atau bahkan negara. Memulai dari diri sendiri harus diikuti dengan keseriusan, dalam arti menjalankan dengan penuh kesungguhan sampai benar-benar mendapatkan hasil yang diharapkan. Sesuatu yang paling mudah sekalipun akan terasa sulit bila kita kurang serius menjalankannya. Sebaliknya segala sesuatu yang sangat sulit akan dapat diselesaikan dengan baik berkat keseriusan kita.

Mao Tzu Zhong menyatakan bahwa keseriusan memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Karena keseriusan mampu menjadikan kita ahli atau menguasai bidang yang sedang kita tekuni. Ditandaskan pula oleh Dr. Frank Richards dengan pendapatnya, “All big things in this world are done by people who are naive and have an idea that is obviously impossible. – Sungguh tidak mungkin semua karya yang menakjubkan di dunia ini dihasilkan oleh orang-orang yang tidak berpengalaman dan mempunyai sebuah ide saja.”

Para ahli mampu menciptakan karya mengagumkan bukan dalam sehari, melainkan bertahun-tahun mengerjakan bidang yang mereka tekuni dengan penuh kesungguhan. Para tokoh usahawan sukses semisal Prof. Dr. H Sukamdani Sahid Gitosardjono, Martha Tilaar, Einstein dan lain-lain sebagainya adalah orang-orang yang menekuni bidang mereka dengan penuh keseriusan sebelum akhirnya berhasil dan terkenal. Tak ada salahnya meniru keseriusan mereka dalam melaksanakan pekerjaan kita daripada sekedar mengagumi dan bermimpi sukses seperti mereka.

Inspirasi dan semangat akan terus berkobar bila kita fokus pada bidang tertentu. Terlalu banyak fokus akan menyebabkan energi terbagi, sehingga bukan kreativitas, ide yang muncul melainkan rasa frustasi. Bila kita benar-benar fokus pada bidang yang sedang kita tekuni maka akan muncul kreativitas, ide cerdas dan solusi-solusi yang cemerlang dan sangat potensial meningkatkan suhu semangat juang dan kerja kita.

Ketiga langkah tersebut cukup efektif meningkatkan semangat juang kita hingga mencapai tujuan bahkan untuk mencapai target-target selanjutnya. Daripada terus berangan-angan dan dibayangi ketakutan, lebih baik segeralah menyusun langkah kerja, lalu bekerja dengan baik dan bersemangat walau apa pun tantangan yang harus dihadapi. Bila kita sudah berhasil mencapai tujuan, maka pada saat itulah kita akan menyadari sesuatu memang nampak sulit sebelum dikerjakan.


The Real Network Marketing Business Is Duta Network Indonesia

Posted by Winanto Abdul Wahid On 21:40

Mengapa orang lebih dapat menerima konsep bisnis waralaba dibandingkan dengan bisnis network-marketing? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut.

Pertama, banyak orang yang memiliki paradigma berpikir konvensional, sehingga tidak percaya bahwa ada cara yang sedemikian sederhana sehingga orang yang tidak punya modal dan skill dapat memiliki peluang untuk menghasilkan income yang tidak terbatas.

Kedua, orang banyak yang beranggapan bahwa bekerja itu harus memiliki kantor atau toko, sehingga konsep bisnis jaringan dimana pekerjaan dapat dilakukan dirumah dan tidak memerlukan kantor adalah pekerjaan yang rendah.

Ketiga, orang sering melihat banyak network-marketer yang tidak berhasil menjalankan bisnisnya. Hal ini dapat kita analogikan pula dengan banyak restoran ayam goreng yang mengalami kebangkrutan. Yang salah bukanlah industri restoran ayam gorengnya, tetapi pemiliknyalah yang tidak memiliki kemampuan untuk mengelola restoran tersebut.

Keempat, banyak perusahaan network-marketing yang tumbuh bagaikan jamur dan menghilang dalam hitungan bulan. Hal ini tidak dapat disangkal, karena setiap ada usaha yang bagus, maka orang akan latah mengikuti usaha tersebut, hal ini dapat dilihat pada saat masyarakat ramai-ramai ikut-ikutan berinvestasi bisnis kodok lembu, cacing, cabe dan sebagainya. Dan akhirnya hukum seleksi alamlah yang akan berlaku. Yang memiliki kemampuan yang akan bertahan.

Oleh karena itu, bagi yang tertarik untuk bergabung pada industri jaringan, disarankan untuk meneliti dulu dari segala aspek terhadap perusahaan yang akan dipilih tersebut. Bisnis ini akan mendatangkan manfaat yang amat besar kalau kita melakukan hal yang tepat dan benar pada awalnya.

Duta network Indonesia Merupakan perusahaan Network Marketing dengan kekuatan E – Commerce yang telah berdiri lebih dari 7 tahun. Dengan sistem bagi hasil progressif index telah membuat Duta Network menempati Jajaran perusahaan Network Marketing terbaik di Indonesia.

Sistem yg mudah dijalankan, transparan dan dibantu dengan produk yg dibutuhkan semua masyarakat yakni Pulsa dan Penghemat Bahan Bakar. Tidak ada tutup poin, target belanja dan biaya registrasi yg murah tanpa daftar ulang juga membuat Duta Network menjadi pusat perhatian para Network Marketer.

Selamat mencoba dan bergabung di keluarga besar PT. Duta Network Indonesia dan rasakan sensi bisnis Network Marketing yg sesungguhnya.
Tegar Prajaksa

(Master Leader&Trainer)


Site search